kebudayaan papua dan melayu

•October 14, 2009 • Leave a Comment

Suku/Budaya Papua :

1.  Ciri Khas

  • Penduduk Papua terdiri dari kelompok ethnis (kelompok suku) yang mempunyai keunikan tertentu, seperti bahasa, adat istiadat dan sebagainya.
  • Di Papua terdapat hampir ± 250 macam bahasa sesuai dengan kelompok suku yang berada di daerah ini. tiap kelompok suku mengenal sistem strata (kelas) dalam masyarakat (penduduk). Strata penduduk diklasifikasikan berdasarkan faktor-faktor tertentu seperti keturunan, kekayaan dan sebagainya.
  • Strata ini diwarisi secara turun temurun dengan nama dan struktur yang berbeda dan tiap suku, dan strata ini dapat mempengaruhi kepemimpinan dalam masyarakat atau Kepemimpinan Seseorang.
  • Kebudayaan penduduk asli Papua mempunyai persamaan dengan penduduk asli beberapa negara Pasifik Selatan maupun Rumpun, Malanesia. Kebudayaan penduduk asli di daerah-daerah pedalaman Papua kebanyakan masih asli (tradisional) dan sulit untuk dilepaskan dan sangat kuat pengaruhnya.

2.  Tokoh Utama

  • Kemudian pemerintah Belanda mengangkat ondowafi sebagai pejabat resmi dan korano. Ondowfi ialah orng yang ahli dalam adat istiadat. Korano ialah orang yang tugasnya membantu pemerintahan yang melek huruf dan mempunyai hubungan dengan orang luar.

3.  Sistem Komunikasi

Berkomunikasi dengan handphone

Orang Papua Paling `Boros` Gunakan HP

Kapanlagi.com – Masyarakat Papua, tampaknya paling `boros` dalam menggunakan telepon seluler di Kawasan Timur Indonesia,

General Manager (GM) Sales and Customer Services Telkomsel Regional Sulawesi, Maluku dan Irian Jaya (Sulmalirja) Bambang Supriyogo menuturkan di Jayapura, Selasa, ARPU Telkomsel di wilayah paling timur Indonesia itu mencapai Rp500.000 lebih tiap bulan, melebihi ARPU Telkomsel di Makassar yang hanya sekitar Rp250.000 pada tahun 2004.dan ada pelanggan baru sebesar 52.000

Bambang menilai, sulitnya komunikasi antarwarga akibat kondisi geografis Papua yang terdiri atas pegunungan dengan transportasi yang terbatas, menyebabkan mereka antusias menggunakan telepon seluler. Hambatan komunikasi yang terjadi karena jarak yang berjauhan secara berangsur-angsur bisa dikurangi.

“Kondisi itu ditunjang daya beli masyarakat Papua yang cukup tinggi dan perilaku mereka juga cenderung mengikuti perkembangan jaman, ditambah lagi jaringan Telkomsel di Papua sudah dapat menjangkau seluruh kabupaten,” ujarnya.

Budaya Papua yang menurut Ketua Kelompok Tri Habibi Zusma memiliki cara berkomunikasi yang berbeda dengan suku-suku lain di Indonesia. “Masyarakat Papua biasa bersorak-sorak sebagai bagian dari cara mereka berkomunikasi dengan orang lain,”.

Desa di Pnatai Utara Irian Jaya menunjukkan suatu kehidupan berkomuniti yang lesu dan sifat apatis yang menyedihkan. Penyakit kronis yang menghinggapi kehidupan komuniti di desa pantai di distrik pantai utara adalah penyakit tak ada kepemimpinan. Dan sebabnya adalah tak ada tenaga pemimpin, gejala migrasi, dan karena tak adanya upacara yang memelihar kesatuan dan rasa identitas diri komuniti sejak 1920.

Karena pada dasarnya aktivitas-aktivitas mereka tidak membutuhkan gotong royong, hampir dalam segala hal dilakukan dalam batas kekeluargaan tertentu. Pada umumnya adat gift exchange itu merupakan rasa bersaing dan wajib balas bukan rasa menolong atau rela memberi.

4.  Hambatan Komunikasi

Gangguan bukan merupakan bagian dari proses komunikasi akan tetapi mempunyai pengaruh dalam proses komunikasi, karena pada setiap situasi hampir selalu ada hal yang mengganggu kita. Gangguan adalah hal yang merintangi atau menghambat komunikasi sehingga penerima salah menafsirkan pesan yang diterimanya.

Berkaitan dengan gangguan komunikasi di papua mengenai isu-isu negative yang beredar di masyarakat mengenai terror di masyarakat papua, mengenai penyerangan markas kepolisian , pembunuhan warga sipil dan perusakan fasilitas umum, hal ini tentu sangat meresahkan masyarakat di kota tersebut dan melumpuhkan aktivitas di kota itu. Untuk itu peran-peran para kepala suku, paguyuban dan tokoh pemuda disana sangat menentukan bagaimana cara menghilangkan konflik di tengah masyarakat papua tersebut.

Miskomuniksi Budaya

Hubungan sosial kemasyarakatan antara penduduk asli Papua dengan pendatang nampak lebih nampak dengan orang yang memiliki agama yang sama (Protestan/Katolik) misalnya dari Ambon dan Toraja. Sedangkan orang Manado dan Ternate dianggap orang yang ‘netral’ dan fleksibel dalam pergaulan. Mengapa orang Ternate lebih dekat dengan orang papua? Kemungkinan ada tali sejarah bahwa Papua adalah wilayah kekuasaan raja Tidore dan dianggap sama dengan warga muslim yang ada di Fakfak. Berlainan dengan orang Jawa dan Bugis-Makassar yang kebanyakan muslim, banyak melakukan kontak dalam bentuk hubungan atasan dengan bawahan (Jawa) atau hubungan jual-beli (Bugis-Makassar). Dilihat dari kasus bentrok fisik kebanyakan terjadi dengan orang Bugis-Makassar yang kental dengan budaya siri’.

Orang Jawa yang kebanyakan tinggal di wilayah transmigrasi justru menjadi sasaran    teror, penipuan dan penganiayaan dari suku asli setempat. Terutama berkaitan dengan pelanggaran-pelanggaran adat yang dianggap aneh oleh orang jawa. Misalnya sengketa tanah yang belum memiliki pelepasan adat – walaupun sudah bersertifikat, akan digugat secara adat. Korban perkelahian atau kecelakaan lalu lintas harus membayar ‘uang darah’ yang dinilai tinggi oleh pelaku. Demikian juga merusak harta seperti menebang pohon tanaman, menabrak binatang peliharaan akan dikenai bayar denda adat. Masing-masing kelompok suku memiliki kepala suku yang menentukan bentuk dan besarnya denda adat. Komunikasi multikultural adalah pengakuan terhadap pluralitas dengan mengkaji upaya manusia untuk melewati jarak budaya orang lain yang asing baginya guna membangun sebuah masyarakat global yang penuh persahabatan dan perdamaian.

Suku/Budaya Melayu :

1.Ciri Khas

Kajian orang Melayu tidak lepas dari kajian psikologis sosial yang meliputi sifat-sifat motivasi, proses-proses psikologis, sikap-sikap, konflik, dan proses penyelesaian konflik.

  • Motivasi

Orang Melayu pada mulanya suka hidup sederhana dengan bergantung kepada alam dan menciptakan teknologi terbatas. Jarang terdapat kondisi psikologi dan semangat juang untuk meningkatkan taraf hidup. Dalam menikmati hidup sederhana, sikap terhadap orang lain dan reaksi terhadap keadaan dan alam sekeliling senantiasa mengandung nilai kesederhanaan. Orang Melayu yang baik selalu merendahkan diri dan tidak menonjolkan diri, tidak mau memaksakan kemauannya jika kemauan itu bertentangan dengan kemauan orang lain, dan senantiasa sahaja, serta bersedia kompromi. Sikap Melayu yang demikian memberikan kesempatan kepada golongan etnis lain untuk memimpin kelompok Melayu.

Orang Melayu lebih berani terhadap etnis sendiri dibandingkan dengan etnis lain. Ketegasan bukanlah sikap orang Melayu. Orang Melayu enggan menghadapi konflik yang memerlukan penasihat dan memerlukan energi dalam jangka waktu panjang. Akibatnya orang Melayu sering dihina. Orang Melayu tidak pernah mempertimbangkan sesuatu dengan matang dan selalu berusaha melepaskan diri dari kesulitan atas keputusan yang diambil.

  • Agama

Semua dorongan keras yang bertentangan dengan hukum agama dipandang rendah oleh orang Melayu serta dianggap tidak cocok dan tercela dalam pandangan masyarakat. Pengaruh kekuatan agama terhadap takdir menyebabkan orang Melayu berpandangan bahwa segala sesuatu telah digariskan oleh Tuhan. Demikian pula rezeki tidak akan melebihi dari apa yang diberikan oleh Tuhan.

  • Orientasi Waktu

Orang Melayu tidak terikat pada waktu, akan tetapi kehidupan manusia sangat dihargainya. Banyak waktu orang Melayu yang terbuang percuma, seperti untuk mengobrol, bertandang, atau berkumpul beramai-ramai. Bertamu berjam-jam merupakan hal yang biasa. Jarang orang Melayu mau bekerja menurut jadwal waktu yang dibuat.

Dengan kenyataan ini, berdagang sesungguhnya bukanlah matapencaharian orang Melayu. Mereka lebih banyak hidup sebagai petani dan nelayan. Mereka lebih menitikberatkan pada masalah-masalah roh dan sosial, sehingga tidak banyak mengenal peran uang. Dalam kehidupan ekonomi Melayu, dominasi Cina sangat terasa.

  • Agama Dan Adat Orang Melayu

Sistem budaya yang paling berpengaruh terhadap kehidupan orang Melayu adalah agama dan adat-istiadat. Agama merupakan sumber adat-istiadat orang Melayu, sekalipun dalam kenyataan tidak sama persis. Berbeda dengan datangnya Islam di Timur Tengah dan di Spanyol yang bersifat konstruktif, sehingga kebiasaan-kebiasaan agama lama sebelum kedatangan Islam terkikis habis, di Melayu, budaya pra-Islam tetap menunjukkan bentuknya. Membaurnya Islam dan pra-Islam disebut dengan sinkretisme. Artinya, upacara-upacara adat pra-Hindu, Hindu, dan Budha masih tetap bertahan, meskipun Islam diterima sebagai agama tauhid.

Sebelum Islam datang, persekutuan desa di Melayu masih merupakan pergaulan orang hidup dan roh manusia yang sudah mati. Oleh karena itu, kekuatan roh dan dewa masih dianggap sebagai pelindung desa. Masyarakat memohon keselamatan kepada Tuhan sekaligus kepada kekuatan-kekuatan gaib lainnya. Dalam kehidupan desa, kekuatan magi bersekutu dengan religi. Kekuatan-kekuatan magis dan roh merupakan kekuatan hidup yang mempengaruhi kehidupan sosial. Adat-istiadat lama masih tetap bertahan dalam kehidupan Melayu, sehingga upacara-upacara magi dan tauhid sulit dibedakan. Corak magis animisme, Hindu, dan tauhid tidak dapat disatukan dalam agama Islam, sehingga semua saling mengisi.

Kepercayaan akan kekuatan benda-benda kerajaan, batu akik, makam raja, dan mantra yang mempunyai kekuatan melindungi masih hidup di Melayu. Peran dukun yang menggunakan ayat-ayat Al Quran dan mantra-mantra lain mempunyai kedudukan penting dalam masyarakat Melayu. Peran dukun ini dapat digantikan oleh alim ulama, sehingga dikenal dukun hitam dan dukun putih.

Secara mitologis, adat Riau bersumber dari adat Tumenggung dan adat Pepatihan. Tumenggung adalah putra raja dari istri bangsawan dan Pepatihan adalah putra raja dari istri orang biasa. Kedua adat ini mempunyai cara dan teritorial yang berbeda. Adat Tumenggung berada di pantai-pantai timur Sumatera dan bersifat patrilineal, sedangkan adat Pepatihan berada di pedalaman Sumatera dan bersifat matrilineal. Adat ditujukan sebagai pedoman sosial untuk menghadapi masalah-masalah dalam masyarakat sebagai alat pembentuk solidaritas dan sebagai alat memimpin dalam melaksanakan pemerintahan dan pengaturan sosial serta seni budaya.

Adanya adat menyebabkan terjadinya stratifikasi sosial mulai dari raja dan sultan di tingkat atas, anak-anak raja, orang-orang baik, sampai orang kebanyakan. Beberapa upacara adat yang jelas tampak antara lain pada upacara perkawinan yang terdiri dari meresek, meminang, antaran belanja, mandi berlangir, upacara berandam, berinai, akad nikah, dan baru acara agama. Walaupun sudah melaksanakan akad nikah, pengantin laki-laki belum bersatu dengan pengantin perempuan, dan pengantin laki-laki diantar pulang ke rumahnya untuk mengikuti puncak acara adat, yaitu bersanding yang diiringi dengan bunyi-bunyian. Sebelum acara bersanding, ditampilkan upacara silat, perang tanding beras kunyit, merobohkan kubu yang disertai dengan pantun-pantun, upacara saling menyuap makanan, upacara mandi taman, dan makan nasi damai. Upacara menujuh bulan atau upacara lenggang perut yang juga disebut menyirih atau upah bidan diturunkan oleh adat Melayu.


  • Bahasa

Dialek Melayu Lokal di Indonesia merupakan dialek lokal terbanyak. Jumlahnya mencapai 46 dialek termasuk bahasa Indonesia sendiri yang diakui sebagai bahasa resmi di negara itu. Berikut daftar nama-nama dialek tersebut:

  1. Bahasa Indonesia
  2. Banjar
  3. Bengkulu
  4. Enim
  5. Kaur
  6. Kerinci
  7. Kubu
  8. Lematang
  9. Lembak
  10. Lintang
  11. Loncong
  12. Lubu
  13. Melayu Bacan
  14. Melayu Berau
  15. Melayu Bukit
  16. Melayu Jambi
  17. Melayu Kota Bangun Kutai
  18. Melayu Loloan/Bali
  19. Melayu Makasar
  20. Melayu Maluku Utara
  21. Melayu Satun
  22. Melayu Tenggarong Kutai
  23. Musi
  24. Ogan
  25. Palembang
  26. Pasemah
  27. Penesak
  28. Rawas
  29. Ranau
  30. Semendo
  31. Serawai
  32. Sindang Kelingi
  33. Suku Batin
  34. Dialek Anak Dalam
  35. Dialek Asahan
  36. Dialek Bangka-Belitung
  37. Dialek Bengkulu
  38. Dialek Deli
  39. Dialek Ketapang
  40. Dialek Landak
  41. Dialek Langkat
  42. Dialek Pontianak
  43. Dialek Riau Daratan(1)
  44. Dialek Riau(1)
  45. Dialek Sambas
  46. Dialek Tamiang

2. Tokoh Utama

  • Tokoh adalah seseorang yang terkemuka atau kenamaan di bidangnya. Atau seseorang yang memegang peranan penting dalam suatu bidang atau aspek kehidupan tertentu dalam masyarakat. Dalam MelayuOnline.com, yang dimaksudkan tokoh adalah seseorang yang mempunyai peranan dan pengaruh penting dalam suatu bidang tertentu dalam masyarakat Melayu. Seseorang tersebut berasal, dibesarkan, dan hidup dalam lingkungan masyarakat atau puak Melayu. Kehidupannya ia dedikasikan untuk mengkaji, meneliti ataupun menyumbangkan saran dan pemikiran untuk kemajuan dan kegemilangan tamadun Melayu. Pemikiran dan sumbangsihnya pada dunia Melayu, berpengaruh besar pada kehidupan serta memberikan nuansa kebaruan dalam pola berpikir masyarakat ataupun puak Melayu di ranah tertentu. Pemikiran yang dikemukakan dapat memotivasi dan menggiatkan kegiatan berkebudayaan. Tokoh Melayu dalam portal ini dibagi menjadi 2 bagian, masih hidup dan telah wafat. Begitu banyak dan bervariasinya bidang yang menjadi kajian para tokoh, maka klasifikasi tokoh Melayu dalam portal ini didasarkan atas klasifikasi geobudaya.

Salah satu tokoh penting suku melayu aceh, Prof. Dr. Dato` Tan Sri Ismail Hussein


tan-sri-ismail-01Prof. Dr. Emeritus Dato‘ Tan Sri Ismail Hussein.

Tokoh lain adalah

  • Hang Tuah – Hang Jebat
  • Dato Moyang Salleh
  • Mohamad Salleh Perang
  • Mat Salleh
  • Mat Kilau
  • Dol Said
  • Pangiran Shah Bandar Salleh
  • Shamsiah Fekah

3. Sistem Komunikasi

Setidaknya ada dua hipotesis awal yang sama-sama kuat dalam hal tanah asal. Pertama hipotesis yang mengatakan bahwa bahasa Melayu berasal dari Asia Tengah dan yang kedua adalah hipotesis yang menyimpulkan bahwa tanah asal bahasa Melayu berada di salah satu kawasan di Nusantara ini.

Hipotesis yang pertama maupun yang kedua sama-sama berpegang pada data sejarah dan arkeologis. Hanya saja pertanyaannya, adakah hipotesis lain selain kedua hipotesis di atas dan apa argumen yang dipakai? Karena masalah ini berkaitan dengan bahasa, adakah hipotesis tersebut memperhatikan data yang terdapat dalam bahasa yang disimpulkannya?

Hengkangnya kolonialisme dari bumi Melayu membawa perubahan besar terhadap bahasa Melayu. Bahasa Melayu kemudian menjadi perekat bagi elemen-elemen masyarakat dalam mendorong penolakan terhadap kehadiran kembali bangsa Eropa yang hendak menguasai bumi Melayu. Pada masa-masa ini bahasa Melayu susah dipisahkan dari dan memiliki hubungan interaktif dengan dunia politik di masing-masing negeri Melayu.

Bahasa Melayu Riau segera mengalami perkembangan yang pesat setelah berubah status; di Indonesia namanya berubah menjadi bahasa Indonesia. Bukan itu saja, bahasa yang bernama bahasa Indonesia ini berusaha menyesuaikan diri dengan perubahan zaman dan perkembangannya, sehingga sama sekali menjadi bahasa yang berbeda dari ‘ibunya’ setelah sekian puluh tahun. Perbedaan ini terlihat jelas apabila bahasa Melayu Riau dibandingkan dengan bahasa Indonesia era pascakemerdekaan terutama setelah adanya pembaruan ejaan. Bahasa Indonesia terus berbenah melalui lembaga-lembaga resmi pemerintah, lembaga pendidikan dan lembaga-lembaga swasta menuju sebuah bahasa yang mampu mengakomodasi kebutuhan penuturnya yang dapat memiliki (dan dipengaruhi oleh) beragam logat dan pelbagai latar belakang kebahasaan.

Akan halnya di Malaysia, hal hampir serupa pun terjadi. Dengan latar yang sedikit berbeda, bahasa Malaysia tetap bernama bahasa Melayu. Begitu pula dengan bahasa Melayu di Brunei, namanya tidak berubah. Namun seperti di Indonesia, di sana-sini terjadi pergeseran dan penyesuaian pada bahasa itu, untuk menjadi sebuah bahasa yang efektif dan efisien.

4. Hambatan Komunikasi

Konflik antar suku melayu dan suku madure menimbulkan masalah yang berkepajangan dan trauma bagi kedua elah pihak. Seiiring berjalannya waktu semakin banyak pihak-pihak yang ingin mendamaikan kedua belah pihak. Namun pemerintah pemegang otoritas tertingi nampaknya kurang serius dalam menangani masalah ini.

Daerah Kalimantan merupakan wilayahyang heterogen dan tidak mempunyai kebudayaan yang dominan. Sebenarnya kerusuhan antar etnis ini sudah berlangsung lama. Khususnya pertikaian antara melayu dan Madura, tetapi suku melayu yang tidak pernah terkena konflik, ketika kekerasan-kekerasan dan pembunuhan terhadap suku melayu yang beragama islam yang terus dilakukan oleh suku Madura menyebabkan hal ini menjadi dendam yang menumpuk.

Hubungan suku-suku di Kalimantan barat tidak berjalan harmonis pada umumnya khususnya untuk suku Madura (pendatang) dengan suku dayak dan melayu (suku local) . antara suku-suku yang bertikai tidak adanya hubungan yang kerja sama dan gotong royong. Integrasi dan kerja sma tidak terwujud karena adanya konflik cultural ( akibat perangai atau pembawaan suku Madura yang tidak diterima oleh suku-suku lain)

DAFTAR PUSTAKA

Adrianto, T. Tuhana. 2001. Mengapa Papua Bergolak? Penerbit Gama Global Media, Yogyakarta.

Arifin, Anwar. Komunikasi Politik, Pradigma, Teori, Aplikasi, Strategi dan Komunikasi Politik Indonesia. PT Balai Pustaka, Jakarta.

Fukuyama, Francis. 2000. The Great Disruption, Human Nature and The Reconstitution of Social Order. A Touchstone Book, Published by Simon & Schuster, New York.

Mulder, Niels. 1984. Kebatinan dan Kehidupan Sehari-hari Orang Jawa, Kelangsungan dan Perubahan Kulturil. Cetakan kedua. PT Gramedia, Jakarta.

Ngadisah. 2003. Konflik Pembangunan dan Gerakan Sosial Politik. Penerbit Pustaka Raja, Yogyakarta.

Purwasito, Andrik. 2003. Komunikasi Multikultural. Universitas Muhammadiyah, Surakarta.

Rangkuti, H. Sofia. 2002. Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Teori dan Konsep (Edisi Refisi). Dian Rakyat, Jakarta.

Sumule, Agus. 2003. Mencari Jalan Tengah, Otonomi Khusus Provinsi Papua. Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama Jakarta, 2003.

http://www.dmcindonesia.web.id/modules.php?name=News&file=article&sid=562

http://www.kapanlagi.com/h/0000049379_print.html

http://www.pak-soleh.co.cc/2009/07/komunikasi.html

my japan origami

•October 14, 2009 • Leave a Comment

lagi di hotel niko iseng-iseng buat origami jepang

ada step-stepnya nih,

siapa tahu ada temen-temen yang lagi iseng buat ikutan buat, hehe..

Selamat mencoba yha.. have fun ^-^

bahan-bahan

bahan-bahan

step 1

step 1

step 2

step 2

step 3

step 3

step 4

step 4

step 5

step 5

step 6

step 6

step 7

step 7

bentuk jadi origaminya

bentuk jadi origaminya

curiculum vitae

•October 14, 2009 • Leave a Comment

CURRICULUM VITAE

Irene Clarissa

irene 3

(021)99851745 08170802539

I. Personal Data Affiliation :

The London School of Public Relations – Jakarta, major : Marketing

Age : 19

Religion : Christian

Hobby : Singing, dancing, organizing

Address : Jl. Taman Kota block A6 No.4

Height : 154 Cms

Weight : 43 Kgs

Education :

Formal Education

September 2007 –  now

Study in London School Of Public Relation (Jakarta)

Marketing Communication major

Sudirman Park Office Complex

Jl. K.H. Mass Mansyur Kav. 35

Phone : (62 -21) 5794 247

Non Formal Education

July 1998 – July1999

Study in English Cambridge course

Elementary 1 –  Elementary 2

Jl. Cideng Barat No. 3

Phone : (62 – 21) 6492694

Irene Clarissa

08170802539 / 021-99851749

Jl. Taman Kota Komp A6 No. 4

ireneclarissa@live.com

chrisa_msn140506@hotmail.com

Work Experiences :

- November 2007

Work at Jakarta Association Computer Centre (JACC)

As a sales promotion Girl (indocomtech event) at jcc hall

- November 2007

Work At Ozone Securitech

As a Sales Promotion Girl (indocomtech event) at jcc hall

- September 2007 – October 2007

Work At Ozone Securitech

As a Sales Promotion Girl at mangga dua

- Mey 2006 – July 2006

Intership in International Chemical Industries Ltd

As a administrative staff

Jl. Daan Mogot Km 11 No. 3

West Jakarta

Phone : (62 -21 ) 6190708

- September 2005

Intership in Tritanu Ltd

As a Accounting staff

Jl. Batu Tulis Raya No. 35

Centre Jakarta

Phone : (62 – 21) 3457608

Jl. Taman kota komp A6 No. 4

Daan mogot – Cengkareng

West Jakarta

11210

30 September 2009

To :      Asus Corporation

Jakarta

Dear Mr or Mrs

My name is Irene Clarissa. I am study in London School  of Public Relation Jakarta. I am writing to you concerning the job of sales promotion girl.

I am interested in that of work because I know that Asus corporation is a well known company in electronic tools, as the result of that, I want to receive the experience working in this company.

I can speak English enough well due to fact that I study in international college. I already have a part time job as Sales Promotion Girl, because of that I have a basic skill in marketing.

I look forward to hearing from you. Thank you for your attention.

Yours sincerely,

Irene Clarissa

Makalah Antropologi

•September 28, 2009 • Leave a Comment

KATA PENGANTAR

 

Puji syukur kami panjatkan atas rahmat dan berkat Tuhan Yang Maha Esa karena kami diberikan kesempatan untuk mengerjakan makalah ini.

Dalam makalah ini kami akan memaparkan tentang cultural anthropology korea yang memabahas tentang kebudayaan universal yang di dalamnya terdapat bahasa, sistem tehnologi dan alat produksi, sistem mata pencaharian, organisasi sosial, sistem pengetahuan, sistem religi dan kesenian.     

Tak ada gading yang tak retak, maka makalah ini pun tidak luput dari kesalahan kami. Harap makalah ini dapat berkenan bagi para pembaca.

 

Jakarta, 2 April 2008

Tim Penulis

 

BAB I

DAFTAR ISI

 

1.1   Latar Belakang Penulisan Makalah ‘ Kebudayaan Korea’

 

1.2   Perumusan Masalah

Bagaimana penerapan unsur – unsur budaya sebagai  kebudayaan nasional di Negara korea dan kebudayaan asing di dunia.

 

1.3   Tujuan Penulisan Makalah

Tujuan dari makalah ini ialah untuk mengetahui dan menganilis unsur kesenian di kebudayaan korea yang terdiri dari 7 unsur yaitu:

 

1.3.1       Bahasa

1.3.2       Sistem teknologi dan alat produksi

1.3.3       Sistem mata pencaharian

1.3.4       Organisasi sosial

1.3.5       Sistem pengetahuan

1.3.6       Sistem religi

1.3.7       Kesenian

 

BAB II

KERANGKA TEORITIS

 

 

2.1           Definisi Antropologi

          Antropologi adalah salah satu cabang ilmu sosial yang mempelajari                            

          tentang budaya masyarakat suatu etnis tertentu. Antropologi lahir atau

          muncul berawal dari ketertarikan orang-orang Eropa yang melihat ciri-

            ciri fisik, adat istiadat, budaya yang berbeda dari apa yang dikenal di

Eropa.

Antropologi lebih memusatkan pada penduduk yang merupakan masyarakat tunggal, tunggal dalam arti kesatuan masyarakat yang tinggal  di daerah yang sama, antropologi mirip seperti sosiologi tetapi pada sosiologi lebih menitik beratkan pada masyarakat dan kehidupan sosialnya

2.1.1  Definisi Antropologi secara etimologis

Kata antropologi berasal dari kata yunani “Antropo” yang berarti manusia 

          dan “logy” atau “logos” berarti ilmu yang mempelajari tentang manusia.

 
2.1.2  Definisi Antropologi secara konseptual

  1. William A. Haviland

 Antropologi adalah studi tentang umat manusia, berusaha menyusun generalisasi yang bermanfaat tentang manusia dan perilakunya serta untuk memperoleh pengertian yang lengkap tentang keanekaragaman manusia

 

 b. David Hunter

Antropologi adalah ilmu yang lahir dari keingintahuan yang tidak        terbatas tentang umat manusia.

 

 c. Koentjaraningrat

Antropologi adalah ilmu yang mempelajari umat manusia pada umumnya dengan mempelajari aneka warna, bentuk fisikmasyarakat serta kebudayaan yang dihasilkan.

 

d. Ralfh L Beals dan Harry Hoijen

           Antropologi adalah ilmu yang mempelajarai manusia dan semua apa

           yang dikerjakannya.

 

2.1.3       Definisi Antropologi secara operasional

 Antropologi adalah ilmu yang mempelajari tentang manusia seperti adat istiadat, kebudayaan nya, serta perilakunya.

2.1.4       Instrumen Variabel Antropologi

 

         Variabel / Teori                 Dimensi                Indikator
                 A                 N

                 T

                 R

                 O

                 P

                 O

                 L

                O

                G

                 I

  1. Ilmu

 

 

 

  1. Manusia

 

 

 

  1. Budaya

 

 

 

 

  1. Pengetahuan
  2. Komunikasi
  3. Psikologi

 

 

 

  1. Sifat
  2. Perilaku

      3.   Norma

 

 

 

1.   Suku

      2.   Etnis

      3.   Masyarakat

 

 

 

 

2.2     Definisi Kebudayaan

          Kebudayaan adalah suatu hal yang tidak dapat dipisahkan dalam

          kehidupan manusia. Dalam kehidupan manusia kebudayaan diciptakan

          untuk mempermudah manusia dalam menjalani kehidupannya.

          Kebudayaan tidak akan ada tanpa manusia, sebaliknya manusia tanpa

          kebudayaan tidak akan bisa bertahan dalam mengarungi kehidupan.

 

2.2.1  Definisi Kebudayaan secara etimologis

          Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu

          buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal)

 diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.

 

2.2.2  Definisi Kebudayaan secara konseptual

          a. Sultan Takdir Alisyahbana

              Kebudayaan adalah manifestasi dan cara berfikir yang dipakai dan

              mempengaruhi manusia.

          b. Mangunsarkoro

Kebudayaan adalah segala yang bersifat hasi kegiatan manusia dalam arti yang seluas-luasnya

         c. Moh. Hatta

              Kebudayaan adalah ciptaan hidup dari suatu bangsa

         d. Ralph Linton ( 1839-1953 )

Kebudayaan yaitu “ Man’s social heredi “ yang artinya sifat social yang dimiliki oleh manusia secara turun temurun.

         e. J.P.H. Dryvendaf

             Kebudayaan itu adalah kumpulan dari letusan jiwa manusia sebagai

             yang beraneka ragam berlaku dalam suatu mansyarakat tertentu.

 

2.2.3  Definisi Kebudayaan secara operasional

Kebudayaan adalah daya dari budi, yang berupa cipta, karsa dan rasa serta segala yang bersifat hasil kegiatan manusia dalam arti yang seluas-luasnya dengan cara berfikir dan merasa yang menyatakan diri dalam seluruh segi kehidupan dari segala kegiatan manusia yang membentuk kesatuan sosial dengan suatu ruang dan suatu waktu ciptaan hidup dari suatu bangsa dan kumpulan dari letusan jiwa manusia sebagai yang beraneka ragam berlaku dalam suatu mansyarakat tertentu

2.2.4       Instrumen Variabel Kebudayaan

 

         Variabel / Teori                 Dimensi                Indikator
                    K                    E

                    B

                    U

                    D

                    A

                    Y

                    A

                    A

                    N

       1.  Hasil 

 

 

       2. Manusia

 

 

 

 

       3. Masyarakat

 

1. Fisik2. Ide

3. Pemiikiran

 

 

1. Sifat

      2. Perilaku

      3. Norma

 

 

1.Perkotaan

2. Modern

3. Pedesaan

 

 

 

2.3    Definisi Masyarakat

Masyarakat adalah sejumlah manusia dalam arti seluas-luasnya dan terikat oleh suatu kebudayaan yg mereka anggap sama. Masyarakat (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Dalam arti sempit istilah masyarakat menunjuk pada sekelompok orang yang tinggal dan berinteraksi yang dibatasi oleh wilayah geografis tertentu seperti desa, kelurahan, kampung atau rukun warga.

 

2.3.1 Definisi Masyarakat secara etimologis

Kata “masyarakat” sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab, musyarak. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur. Kata society berasal yang artinya juga masyarakat dari bahasa latin, societas, yang berarti hubungan persahabatan dengan yang lain. Societas diturunkan dari kata socius yang berarti teman, sehingga arti societyberhubungan erat dengan kata sosial. Secara implisit, kata society mengandung makna bahwa setiap anggotanya mempunyai perhatian dan kepentingan yang sama dalam mencapai tujuan bersama.

 

2.3.2 Definisi Masyarakat secara konseptual

 

         a. M.J Herskovits

Masyarakat adalah kelompok individu yg di organisasikan dan mengikuti suatu tata cara hidup tertentu.

         b. JL Gillin (sosiolog) dan JP Gilin (antropolog)

Masyarakat adalah sekelompok orang yang satu sama lain merasa terikat oleh kebiasaan tertentu, tradisi, perasaan, dan prilaku yang sama.

         c. Ralt Linton

             Masyarakat adalah semua kelompok manusia yang telah cukup lama

             hidup dan bekerjasama sehingga mereka bisa mengorganisasikan

             dirinya sebagai satu kesatuan dengan batas tertentu.

         d. Koentjaraningrat

             Masyarakat adalah kesatuan hidup manusia yang berinteraksi sesuai

             dengan adat istiadat tertentu yang sifatnya berkesinambungan, dan

             terikat oleh suatu rasa identitas bersama.

         e. Syaikh Taqyuddin An-Nabhani

             Masyarakat adalah sekelompok manusia dapat dikatakan sebagai    

             sebuah masyarakat apabila memiliki pemikiran, perasaan, serta s

             sistem/aturan yang sama. Dengan kesamaan-kesamaan tersebut,

             manusia kemudian berinteraksi sesama mereka berdasarkan

             kemaslahatan.

 

2.3.3 Definisi Masyarakat secara operasional

            Masyarakat adalah sekelompok manusia yang memiliki pemikiran,

perasaan, serta sistem/aturan yang sama jg merasa terikat oleh kebiasaan tertentu, tradisi, perasaan, dan prilaku yang sama, yang berinteraksi sesuai dengan adat istiadat tertentu yang sifatnya berkesinambungan, yg telah cukup lama hidup dan bekerjasama sehingga mreka bisa mengorganisasikan dirinya sebagai satu kesatuan dengan batas tertentu.

 

2.3.4 Instrumen Variabel Masyarakat

 

         Variabel / Teori                 Dimensi                Indikator

M

A

S

Y

A

R

A

K

A

T

 

       1. Manusia 

 

 

       2. Peraturan

 

 

 

 

       3. Perasaan

 

1. Sifat      2. Perilaku

      3. Norma

 

     1. Adat istiadat

2. Pemerintah

3. Daerah

 

 

1. Cinta

2. Bahagia

3. Sedih

 

 

 

 

                                                          BAB III

                                          ANALISIS & PEMBAHASAN

 

3.1  Bahasa

Bahasa Korea (한국어/한국말) adalah bahasa yang paling luas digunakan di   Korea, dan merupakan bahasa resmi Korea Selatan dan Korea Utara. Bahasa ini juga dituturkan secara luas di Yanbian di Cina timur laut. Secara keseluruhan terdapat sekitar 78 juta penutur bahasa Korea di seluruh dunia termasuk kelompok-kelompok besar di Uni Soviet, AS, Kanada dan Jepang. Klasifikasi resmi bahasa Korea masih belum disetujui secara universal, namun dianggap oleh banyak orang sebagai bahasa isolat. Beberapa ahli bahasa memasukkannya ke dalam kelompok bahasa Altaik. Bahasa Korea juga banyak mirip dengan bahasa Jepang yang status kekerabatannya juga kurang jelas.

Sistem penulisan bahasa Korea yang asli — disebut Hangul — merupakan sistem yang silabik dan fonetik. Aksara-aksara Sino-Korea (Hanja) juga digunakan untuk menulis bahasa Korea. Walaupun kata-kata yang paling umum digunakan merupakan Hangul, lebih dari 70% kosakata bahasa Korea terdiri dari kata-kata yang dibentuk dari Hanja atau diambil dari bahasa Mandarin.

Huruf ini dikenalkan oleh Raja Sejong pada abad ke-15, dikenal sebagai Hunmin Jeongeum. Namun istilah Hangul baru dikenal pada permulaan abad ke-20. Setelah Hangeul digunakan pun, Hanja masih tetap dipakai, sedang Hangeul dipakai oleh orang-orang tidak berpendidikan, wanita dan anak-anak.

Namun pada perkembangannya, Hangeul makin banyak digunakan bahkan pada abad ke-19 dan permulaan abad ke-20, penggunaan Hangeul dan Hanja seimbang. Namun kini, Hanja hanya dijumpai pada tulisan-tulisan akademik dan resmi, sedangkan hampir semua papan nama, jalan, petunjuk, bahkan tulisan-tulisan informal ditulis dalam Hangeul.

Bahasa Korea pada dasarnya memiliki dialek-dialek yang saling bertalian satu sama lain. Setiap wilayah dapat memahami dialek lainnya, kecuali dialek Pulau Jeju yang dianggap kurang bisa dimengerti dari dialek-dialek propinsi lainnya.

 

3.2 Sistem Teknologi & Alat Produksi 

Salah satu bukti awal yang menunjukkan kemajuan dari bidang iptek bangsa Korea adalah cheomseongdae, bangunan observatori pengamat langit yang dibangun tahun 634 Masehi (Silla). Sejak dahulu ilmu pengetahuan dan teknologi Korea sudah dipengaruhi Tiongkok yang lebih maju. Korea mengimpor sistem/cara bertani padi, geomansi, astronomi, fengshui, arsitektur, kesenian dari dinasti-dinasti Tiongkok. Dalam perkembangannya menghasilkan karya-karya unik khas Korea seperti alat cetak blok kayu pertama di dunia, Jikji, lalu Tripitaka Koreana, kertas, keramik seladon, jam matahari, alat pengukur hujan, jam air, abjad Hangul, kapal perang dan sebagainya.

Pada zaman moderen keunggulan teknologi Korea sangat dikenal dalam industri otomotif dan elektroniknya. Produk robot yang baru diciptakan adalah HUBO menyusul keunggulan Jepang. Prestasi Korea juga tercipta saat seorang astronotnya berhasil mengorbit dengan pesawat NASA, yaitu Lee So-yeon.

 

3.3. Sistem Mata Pencaharian

Mata Pencarian “Primer” sepeti agrikultur, perkebunan, dan perikanan merupakan mata pencarian utama pada tahun 1960-an tetapi waktu ke waktu terus berkurang sehingga pada saat ini merupakan mata pencarian yang paling tidakpopuler.

Mata Pencarian “Sekunder” sepeti perkilangan pada awalnya kurang digemari penduduk tetapi pada tahun 1990 sektor ini meningkat. Akan tetapi, pada tahun-tahun berikutnya jumlah pekerja di sector ini menurun sedikit demi sedikit.
Mata Pencarian “Tertiary” seperti perkhidmatan pada awalnya cukup banyak pekerjanya. Sampai saat ini, sektor ini lah yang paling banyak dipenuhi oleh pekerja-pekerja Korea .


3.4  Organisasi Sosial

Saat korea masih social pre-industri dan agricultural, bentuk utama dari social organisasi adalah institusi keluarga dan berpusat pada kekeluargaan seperti sisilah keturunan (maksimal dan minimal) dan marga. Organisasi yang berbasis pada kekeluargaan masih ada dan di pertimbangkan sangat penting.

Bagaimana industry, urbanisasi dan migrasi massa mengakibatkan pergerakan dari sisilah keturunan dan hubungan lingkungan social menuju pada basis relasi. Baik organisasi formal atau tidak formal terbentuk dalam pabrik, took-toko, dan kantor-kantor2. Cabang dari banyak perusahaan multinasional juga ada.

Pengendalian keadaan social Secara tradisional, segala konflik dalam sebuah keluarga, desa atau diantara desa-desa telah di tetapkan dengan kendali yang tidak resmi, melalui peranta atau pun kepala rumah tangga atau juga para tetua-tetua yang ada.lagipula, mekanisme pengendalian secara resmi telah digantikan oleh pengendalian yang tidak tesmi. Dimasa yang lampau,  korea dalam menyelesaikan masalah hanya dengan pembicaraan secara kekeluargaan tetapi dengan bertambah majunya korea, mereka akan menyelesaikan masalah yang ada dengan proses hukum yang berlaku,.

 

3.5  Sistem Pengetahuan

Undang-undang Republik Korea mengenai Pendidikan yang pertama kali disahkan pada tahun 1949 (kemudian disempurnakan pada tahun 1997) menggariskan bahwa jangka waktu pendidikan menurut jenjang pendidikan menggunakan pola 6-3-3-4 yaitu enam tahun sekolah dasar, tiga tahun sekolah menengah pertama, tiga tahun sekolah menengah atas dan empat tahun di perguruan tinggi. Penyelenggaraan pendidikan tersebut menyatakan bahwa: setiap warga Negara berhak mendapatkan pengajaran/pendidikan menurut kemampuan mereka masing-masing; setiap anak harus memperoleh pendidikan sekurang-kurangnya pendidikan dasar yang diatur menurut undang-undang; pemerintah bertanggung jawab atas terselenggaranya “lifelong education (meliputi pendidikan semi-formal)”; dan hal-hal mendasar yang berkaitan dengan penataan system pendidikan sekolah dan “lifelong education”, pembiayaan sekolah dan status para guru seluruhnya diatur menurut undang-undang.

Menurut ayat 2 Undang-Undang mengenai Pendidikan Dasar dan Menengah, pemerintah menyelenggarakan pendidikan berdasarkan jenjang pendidikan sebagai berikut: Kindergartens, Elementary school and civic schools, Middle schools and Civic high school, High schools and technical high schools, Special schools and Various kind of schools. Selanjutnya menurut ayat 2 Undang-Undang mengenai pendidikan tinggi, pemerintah menyelenggarakan pendidikan sebagai berikut: Universities and colleges, Industrial colleges, Teachers’ colleges, Junior colleges, Air and correspondence colleges, Technical colleges and Various kinds of Schools.

Dalam Undang-Undang juga ditetapkan jumlah hari sekolah untuk masa satu tahun akademik. Sekolah dasar dan menengah harus berjalan selama paling kurang 220 hari sekolah dan Universitas, Sekolah Tinggi dan Akademi lebih dari 30 minggu per tahun. Pada tingkat sekolah dasar dan menengah , dalam satu tahun akademik terdapat dua semester yang terdiri atas; semester pertama yang dimulai dari awal Maret dan berakhir pada bulan Agustus dan semester kedua yang dimulai dari bulan September dan berakhir pada bulan Februari. Pada tingkat Universitas, Sekolah Tinggi dan Akademi jumlah semester per tahun bervariasi dari dua sampai lima semester, tergantung pada kebijakan sekolah yang bersangkutan.

Pemerintah melalui pendidikan tinggi bermaksud menyelenggarakan proses belajar dan mengajar mengenai teori penddikan yang bersifat mendasar dengan berbagai kemungkinannya untuk diterapkan dalam rangka memajukan kehidupan global secara umum dengan mengandalkan ilmu pengetahuan dan kepemimpinan yang dimiliki. Untuk menjadi universitas, sebuah institusi pendidikan harus memiliki sekurang-kurangnya satu “Graduate School”. Pada jenjang pendidikan tinggi ini disediakan fasilitas “research” untuk mereka yang membutuhkan kepemimpinan akademik dan profesional. Jumlah kredit minimum yang dipersyaratkan dalam jenjang pendidikan master adalah 24 kredit yang secara normal dapat berjalan selama empat semester bagi mahasiswa penuh dan lima semester bagi mahasiswa yang sekolah malam hari. Jumlah kredit pada jenjang pendidikan doktor adalah 60 kredit dan secara normal dapat selesai dalam tiga tahun akademik.

Saat ini terdapat 34 “Graduate School of International Studies (GSIS) di Korea Selatan yang didirikan untuk merespon kemajuan berbagai bidang kehidupan dalam era globalisasi serta untuk membangun hubungan-hubungan internasional. Sejak tahun 1996 pemerintah Korea Selatan mengembangkan 9 macam GSIS tersebut dalam rangka mengembangkan ilmu pengetahuan dan keahlian khusus dalam bidang perdagangan dan hubungan internasional. Hal ini dilakukan secara strategis melalui pemberian bekal kepada mahasiswa agar mampu menjalin dan memperluas hubungan internasional dengan berbagai bangsa.

Pada tahun 1999 Menteri Pendidikan Republik Korea menyelenggarakan proyek pembaharuan pendidikan tinggi yang dikenal dengan nama “Brain Korea 21”. Maksud utama proyek ini adalah untuk meningkatkan mutu lulusan pendidikan tinggi melalui pengembangan kreativitas dan ilmu pengetahuan yang sesuai dengan kebutuhan abad 21. Proyek ini menyediakan berbagai perangkat pendukung untuk para professor dan mahasiswa dalam melaksanakan tugas-tugas penelitian. Dalam rangka mensukseskan proyek tersebut, melalui bidang penelitian pemerintah mengupayakan agar beberapa perguruan tinggi terkemuka di dunia dapat berpartisipasi dalam pelaksanaan penelitian. Partisipasi perguruan tinggi terkemuka ini terutama dimaksudkan untuk mengembangkan kurikulum, meningkatkan metodologi dan perbaikan sistem administrasi perguruan tinggi Korea Selatan.

Masyarakat Korea abad 21 yang diinginkan adalah masyarakat yang berkarakter demokratis dan memperhatikan kesejahteraan umum, masyarakat yang berorientasi pada industrialisasi, terbuka dan mendunia. Untuk mewujudkan hal itu, pemerintah, sejak tahun 1998 telah menggulirkan strategi perbaikan pendidikan melalui kebijakan “National Prosperity on the Basis of Education”. Presiden Kim Dae-Jung menekankan bahwa kebijakan perbaikan pendidikan tersebut terutama ditujukan untuk menyelesaikan problem-problem sosial dan ekonomi yang tengah dihadapi oleh bangsa dan masyarakat Korea.

3.7Sistem Religi

Agama Budha dan Kristen merupakan dua agama terbesar di Korea Selatan. Namun demikian, banyak warga Korea Selatan yang tidak memiliki agama dan pada prakteknya lebih sering menggabungkan system kepercayaan di dalam kehidupan mereka. Menyebabkan, perbedaan agama yang satu dengan yang lainnya menjadi samar.

Confusianisme, lebih merupakan filosofi moral ketimbang sebuah agama, dalam berbagai hal lebih terkemuka dalam kebudayaan Korea daripada berbagai agama yang ada. Confusianisme diperkenalkan pertama kali di Cina 2000 tahun yang lalu. Banyak ajarannya menggabungkan kehidupan sosial dan moral bangsa Korea. Confusianisme memberikan bukti dalam prakteknya, seperti memberikan prioritas utama dalam pendidikan dan menghormati yang lebih tua, dan juga upacara adat untuk mengenang nenek moyang.

Ajaran Mahayana dari agama Budha diperkenalkan dari India melalui Cina pada abad ke-4. Kerajaan-kerajaan di Korea menjadikan agama Budha sebagai agama resmi pada permulaan tahun 500 sampai 1392, ketika dinasti Choson mulai memperkenalkan Neo-Confusianisme sebagai ideology bangsa dan mulai mengucilkan agama Budha. Saat penganut Budha menyebar di berbagai daerah di Korea, dan banyak terdapat biara dan candi Budha. Penganut Budha Son, yang menitikberatkan pada meditasi, berasal dari Cina yang dikenal sebagai penganut Budha Chan, dan pada akhirnya berpindah dari Korea ke Jepang, yang lebih dikenal sebagai penganut Budha Zen.

Taoism lebih dikenal To-gyo di Korea, merupakan filosofi mistis yang juga diperkenalkan dari cina bersamaan dengan ajaran Budha. Banyak prinsipnya sama dengan kebudayaan Korea seperti menitikberatkan keselarasan dengan alam, kesederhanaan, kemurnian, dan keabadian.

Korea secara resmi tertutup untuk kalangan misionaris sampai tahun 1882, walaupun pengetahuan akan agama Kristen sudah dikenal sebelumnya. Keanggotaan di dalam persatuan Kristen sangat berkembang sejak tahun 1950-an, dan saat ini Korea adalah negara dengan penganut Kristen terbesar di asia timur. Sekitar tiga perempat penganut Kristen Korea adalah protestan, sementara sisanya adalah penganut Katolik Roma.

Ratusan agama baru dapat ditemukan di Korea. Hampir semua agama baru ini adalah sinkretik, yang berarti menggabungkan berbagai sistem kepercayaan yang berbeda. Salah satu yang terkenal adalah gereja persatuan, didirikan tahun 1954 oleh Sun Myung Moon. Salah satu agama baru yang tertua adalah Ch’ŏndogyo (mengajarkan jalan kesenangan), didirikan tahun 1860. agama ini menggabungkan elemen ajaran Confusianisme, Budha, Kristen, Daoisisme dan Shamanisme

Shamanisme Korea berakar pada kebudayaan kuno wilayah timur laut Asia. Kepercayaan ini merupakan sistem kepercayaan masyarakat kuno yang merupakan hal penting dalam warisan kebudayaan Korea. Didasari oleh kepercayaan animisme, Shamanisme menitikberatkan pada ritual atau upacara ramalan oleh penganut kepercayaan (Mudang), yang kebanyakan adalah wanita. Walaupun Shamanisme bukan merupakan agama, banyak masyarakat Korea yang berkonsultasi dengan penganut Shamanisme ketika merasakan kesedihan atau kesusahan. Selain itu, aturan Shamanisme yang mempercayai bahwa setiap objek di alam memiliki arwah dan jiwa masih dipercaya luas di Korea selatan.

3.7 Kesenian

Kesenian tradisional di Korea, dalam hal ini musik dan tarian, diperuntukkan khusus sebagai suatu bagian dalam penyembahan “ lima dewa”.

Ada beberapa alat musik tradisional yang digunakan, misalnya hyeonhakgeum (sejenis alat musik berwarna hitam yang bentuknya seperti pipa dengan tujuh buah senar) dan gayageum (alat musik mirip hyeonhakgum tetapi bentuk, struktur, corak, dan cara memainkannya berbeda dan memiliki dua belas buah senar).

Tarian tradisional yang cukup terkenal di Korea antara lain cheoyongmu (tarian topeng), hakchum (tarian perang), dan chunaengjeon (tarian musim semi). Tarian chunaengjeon ditarikan sebagai tanda terima kasih kepada dewa irwolseongsin dan dewa sancheonsin atas panen yang berhasil.

Musik

Pertunjukkan musik tradisional Korea mementingkan improvisasi, berjalan terus-menerus, serta sedikit jeda dalam setiap pertunjukkannya. Pansori contohnya, dapat berlangsung sampai lebih dari 8 jam dengan hanya satu penyanyi.

Kontras dengan perbedaan alunan musik barat, sebagian besar pertunjukkan musik tradisonal Korea dimulai dari gerakan (alunan) yang paling lambat sampai paling cepat.

Musik istana, Jeongak, pada zaman dahulu dipentaskan oleh masyarakat kelas atas. Jeongak dimainkan dengan sangat lambat, dengan hanya satu ketukan dalam setiap 3 detik. Ketukan ini diselaraskan dengan kecepatan nafas, sehingga berasa statis (monoton). Alat musik yang digunakan dalam pementasan Jeongak dibuat dari bahan alam, sehingga suaranya lembut dan tenang. Hampir semua alat musik tiup dibuat dari bambu, sedangkan alat musik petik memiliki senar yang dibuat dari sutra.

Pungmul adalah jenis musik rakyat Korea yang kencang dan ekspresif. Pungmul dikategorikan dalam jenis minsogak atau musik rakyat kebanyakan.

Alat musik tradisional Korea dapat dibagi menjadi alat musik tiup, petik (memiliki senar), dan perkusi. Beberapa jenis alat musik tiup: piri, taepyeongso, daegeum, danso, saenghwang dan hun. Alat musik petik: kayageum, geomungo, ajaeng, serta haegeum.

Alat musik perkusi tradisional Korea sangat beragam, seperti kwaenggwari, jing, buk, janggu, bak, pyeonjong, dan sebagainya.Lihat Samulnori.

 

Tarian

Seperti halnya musik, ada perbedaan dalam bentuk tarian antara rakyat kelas atas (tarian istana) dan kelas bawah. Tarian istana yang umum contohnya jeongjaemu yang dipentaskan dalam pesta kerajaan, ilmu yang dipentaskan dalam upacara Konghuchu. Jeongjaemu dibagi dalam jenis yang asli dari Korea (hyangak jeongjae) dan jenis yang dibawa dari Cina (dangak jeongjae). Tarian lainnya adalah tarian shamanisme yang dipentaskan oleh shaman dalam upacara-upacara tertentu.

Lukisan

Lukisan paling awal yang ditemukan di Semenanjung Korea adalah jenis petroglif yang berasal dari zaman prasejarah. Dengan datangnya kebudayaan dan agama Buddha dari Cina, maka teknik melukis menjadi semakin beragam, namun tidak menghilangkan cara asli.

Objek-objek yang biasa dilukis umumnya dipengaruhi alam, contohnya pemandangan, bunga dan burung. Lukisan digambar dengan tinta diatas kertas pohon mulberi atau sutera.

Pada abad ke 18 berbagai teknik baru dikembangkan, terutama dalam menulis indah (kaligrafi) dan ukiran-ukiran cap.

Kerajinan

Kerajinan Korea umumnya dibuat untuk digunakan dalam kehidupan dan kegiatan sehari-hari. Bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan kerajinan khas Korea umumnya metal, kayu, kain, tanah liat, kaca, kulit dan kertas.

Artefak kerajinan prasejarah seperti tembikar merah dan hitam memiliki banyak kesamaan dengan tembikar Cina kuno yang ditemukan di sekitar wilayah kebudayaan Sungai Kuning.

Dalam masa dinasti Koryo, pembuatan kerajinan yang menggunakan bahan perunggu kuningan (logam) kuningan berkembang pesat. Selain itu dinasti ini juga terkenal akan kerajinan celadon (keramik) yang indah.

Pembuatan kerajinan pada masa dinasti Choson berkembang pesat yakni kerajinan keramik, ukiran kayu, serta benda-benda furniture.

Keramik

Penggunaan tanah liat dalam masyarakat Korea sudah berlangsung sejak zaman neolitikum dalam bentuk pembuatan tembikar dan keramik. Kerajinan tembikar berkembang pesat pada masa Tiga Kerajaan terutama di kerajaan Silla. Untuk membuat celadon berwarna, digunakanlah proses deoksidasi, dimana celadon dibakar dalam tungku yang dibuat khusus. Permukaan celadon dihiasi dengan berbagai ukir-ukiran.

Celadon khas dinasti Koryo, yang berwarna giok hijau, sangat terkenal hingga saat ini. Dinasti Choson juga mengembangkan kerajinan keramik putihnya. Beberapa dari keramik-keramik ini kini dijadikan harta nasional Korea Selatan.

BAB IV

PENUTUP

 

4.1    Kesimpulan

Dalam bahasa Korea terdapat kemiripan dengan bahasa Jepang dan Cina, karena masih ada unsur kekerabatan diantara mereka.

 Dari sisi tehnology, Sejak dahulu ilmu pengetahuan dan teknologi Korea sudah dipengaruhi Tiongkok yang lebih maju. Korea mengimpor sistem/cara bertani padi, geomansi, astronomi, fengshui, arsitektur, kesenian dari dinasti-dinasti Tiongkok.

Dari sisi sistem mata pencarahian Korea pada awalnya ialah mata pencaharian primer dimana masyarakat tersebut bercocok tanam kemudian beralih lagi menjadi perdagangan barang sekunder seperti usaha perkilangan dan pada akhirnya sampai  sekarang menjadi perdagangan barang-barang terstier.

Organisasi sosial korea Saat korea masih social pre-industri dan agricultural, bentuk utama dari social organisasi adalah institusi keluarga dan berpusat pada kekeluargaan seperti sisilah keturunan (maksimal dan minimal) dan marga. Organisasi yang berbasis pada kekeluargaan masih ada dan di pertimbangkan sangat penting.

Sistem pengetahuan mereka menerapkan sistem pengetahuan 6334 yang telah dimasukan kedalam undang-undang mereka, dimana maksudnya ialah 6 tahun untuk sekolah dasar, 3 tahun untuk sekolah menengah pertama , 3 tahun untuk sekolah menengah atas dan 4 tahun untuk perguruan tinggi.

Sistem religi masyarakt korea mayoritas ialah kristen dan budhist tetapi aliran-aliran kepercayaan disana juga sangat banyak bermunculan. Aliran-aliran kepercayaan yang ada disana umumnya bersalah dari campuran berbagai agama.

 Kesenian dalam hal musik terdapat 3 macam alat musik yaitu alat musik tiup, petik dan perkusi. Pakaian adat mereka disebut hanbok dimana masing-masing dari mereka wajib untk memilikinya paling tidak 1 buah.

4.2 Saran

Saran kami bahasa korea memiliki bahasa yang unik dan mudah untuk dipelajari, Korea dapat mengembangkan bahasa mereka di kaca Internasional sebagai bahasa universal. Hal ini dapat diupayakan dengan mengadakan ujian kemampuan bahasa korea tiap tahun guna memberikan standarisasi bahasa korea secara Internasional.

Negara Korea adalah Negara argikultural yang dapat menghasilkan kebutuhan sendiri. Pemerintah hendaknya lebih memfokuskan penghasilan pertanian dalam negeri dan mengurangi import guna membantu kesejahteraan petani dalam negeri.

Dilihat dari segi pendidikan, ditemukan banyak mahasiswa Korea yang menuntut ilmu di negeri luar. Kami menyarankan pemerintah Korea menyisihkan aggaran pendidikan lebih besar dengan tujuan menyediakan pendidikan yang lebih baik dan bertaraf internasional. Selain itu pemerintah diharapkan mendukung dengan mendanai penelitian universitas-universitas dalam  bersaing dengan Negara maju lainnya.

Melestarikan kebudayaan sama nilainya dengan pempertahankan kepercayaan dan memeliharanya. Keagamaan Korea memiliki warna yang indah, guna memeliharanya hendak masyarakat dapat bersosialisasi antar umat agama dan melakukan aktifitas bersama-sama.

Korea sangat kaya dengan kesenian, ini merupakan asset bagi Korea dan kesempatan memperkenalkan lebih dalam lagi kepada dunia. Saran kami agar pemerintah dapat memelihara dan merawat kesenian-kesenian yang ada yang merupakan harta bagi Negara Korea sendiri.

 

DAFTAR PUSTAKA

 

 

DAFTAR LAMPIRAN

 

BAJU

 

(Hanbok = pakaia tradisional korea)

AJEUNG

 

(Ajeung = alat musik petiki korea)

 

JANGGU

(Janggu = alat musik perkusi korea)

 

TAEPYONGSO

(Taepyongso = alat musik tiup korea )

Makalah RCTI vs SCTV

•September 28, 2009 • Leave a Comment

Kata Pengantar

 

            Puji syukur kami panjatkan atas rahmat dan berkat Tuhan Yang Maha Esa karena kami diberikan kesempatan untuk mengerjakan makalah ini. Dalam makalah ini kami akan memaparkan tentang perbandingan antara RCTI dan SCTV yang dimana kami menganalisa tentang variasi program, mutu, kualitas, dan durasi pemirsa yang menonton kedua tayangan tersebut.

            Kami membagi responden kami menjadi dua golongan, yaitu golongan yang berpendidikan, dan golongan yang berpendidikan rendah, dengan maksud ingin mengetahui pola pikir masing – masing dari dua golongan tersebut, sehingga kami dapat mengetahui stasiun televisi mana yang mereka minati .

            Tak ada gading yang tak retak, maka makalah ini pun tidak luput dari kesalahan kami. Harap makalah ini dapat berkenan bagi para pembaca.

Jakarta, 2 April 2008

Tim Penulis

 

MUTU PROGRAM

tidak bagus

sangat tidak bagus

51 – 100

0 -50

bagus

sangat bagus

101 – 150

151 -200

 

  • Berdasarkan RCTI
22 %
58 %
18 %
4 %
0 %

(A)  sangat bagus                  = 9 orang

(B)  bagus                               = 29 orang

(C)  cukup                                = 10 orang

(D)  kurang bagus                  =  2 orang

(E)  sangat tidak bagus         = 0 orang

 

  • Berdasarkan SCTV
12 %
46 %
32 %
10 %
0 %

(A) sangat bagus                  = 6 orang

(B)  bagus                               = 22 orang

(C) cukup                                = 17 orang

(D) kurang bagus                   = 5 orang                   

(E)  sangat tidak bagus         = 0 orang

Kemudian yang kedua  RCTI dan SCTV berada dalam kuadran yang sama juga yaitu berada dalam kuadran mutu yang sama, tetapi perbandingan yang lebih akurat dapat di lihat dari bagan persentase yang mengatakan mutu program RCTI sangat bagus sebanyak 22 %, bagus sebanyak 58 %, yang mengatakan cukup sebanyak 18 %, kurang bagus sebanyak 4 %, sedangkan untuk SCTV yang menyatakan sangat bagus 12 %, bagus sebesar 46 %, cukup 32 % dan kurang bagus 10 %. Jadi kesimpulannya mutu program di RCTI yang dinyatakan bagus sebesar 58 % saja dan  SCTV 46 %. Sehingga RCTI unggul 12 % dari SCTV.

Kualitas Gambar

tidak bagus

sangat tidak bagus

51 – 100

0 -50

bagus

sangat bagus

101 – 150

151 -200

 

18 %

58 %

20 %

4 %

0 %

  • Berdasarkan RCTI

(A) sangat bagus                  = 9 orang

(B)  bagus                               = 29 orang

(C) cukup                                = 10 orang

(D) kurang bagus                   =  2 orang

(E)  sangat tidak bagus         =  0 orang

 

  • Berdasarkan SCTV

12 %

56 %

32 %

10 %

0 %

(A) sangat bagus                  =  6 orang

(B) bagus                               = 23 orang

(C) cukup                               = 16 orang

(D) kurang bagus                  = 5 orang

(E) sangat tidak bagus         = 0 orang

 

Yang ketiga, di lihat bagannya yang menyatakan kualitas gambar RCTI sangat bagus sebanyak 18 %, bagus sebanyak 58 %, cukup 20 %, kurang bagus 4 %, dan tidak ada orang yang mengatakan sangat tidak bagus. Sedangkan untuk SCTV, yang mengatakan kualitas sangat bagus 12 %, bagus sebanyak 46 % orang, yang mengatakan cukup 32 %, dan kurang bagus 10 %. Kemudian dari bagan nya sudah sangat jelas rcti berada dalam kuadran sangat bagus sedangkan SCTV berada dalam kuadran bagus, jadi bisa diambil kesimpulan RCTI  lebih memberikan kualitas gambar yang lebih baik di bandingkan dengan SCTV tetapi dengan menghilangkan masalah tehnis dari masing-masing keluarga yang mempunyai TV di rumah, yang maksudnya ialah walaupun di rumah mempunyai TV yang mahal ataupun murah, aspek yang satu ini di lihat dari secara keseluruhan.

Durasi

tidak lama

sangat tidak lama

51 – 100

0 -50

lama

sangat lama

101 – 150

151 -200

 

  • Berdasarkan RCTI
46 %
36 %
14 %
0 %
4 %

(A) 0 – 2 jam              = 23 orang

(B)  2 – 4 jam              = 18 orang

(C) 4 – 6 jam             = 7 orang

(D) 6 – 8 jam             = 0 orang

(E)  > 8 jam                 = 2 orang

 

  • Berdasarkan SCTV
60 %
16 %
24 %
0 %
0 %

 (A) 0 – 2 jam             = 30 orang

(B) 2 – 4 jam = 8 orang

(C) 4 – 6 jam = 12 orang

(D) 6 – 8 jam = 0 orang

(E) > 8 jam                 = 0 orang

Berdasarkan responden yang telah kami wawancarai yang menyatakan durasi waktu menonton distasiun televisi RCTI yang menyatakan 0 – 2 jam sebanyak 23 orang, 2- 4 jam 18 orang, 4 – 6 jam 7 orang, 6-8 jam tidak ada, dan > 8 jam hanya 2 orang. Sedangkan untuk SCTV yang menyatakan durasi waktu menonton antara 0 – 2 jam 30 orang, 2 – 4 jam 8 orang, 4 – 6 jam 12 orang, dan tidak ada orang  yang menonton 6 – 8 jam dan diatas 8 jam.

Jadi kesimpulannya, durasi masyarakat menonton RCTI umumnya 0-2 jam sebesar 46% dan SCTV 60%.

VARIASI PROGRAM

  RCTI
   
  SCTV

 

 

 

tidak banyak

sangat tidak banyak

 

51 – 100

0 -50

 

banyak

sangat banyak

 

101 – 150

151 -200

 

  • Berdasarkan RCTI

A

6 %

B

52 %

C

18 %

D

2 %

E

2 %

(A) sangat banyak           = 11 orang

(B) banyak                        = 26 orang

(C) cukup                          = 9 orang

(D) sedikit                         = 1 orang

(E) sangat sedikit            = 1 orang

 

 

 

A

16 %

B

40 %

C

42 %

D

2 %

E

0 %

  • Berdasarkan SCTV

(A) sangat banyak           = 8 orang

(B) banyak                        = 19 orang

(C) cukup                          = 22 orang

(D) sedikit                         = 1 orang

(E) sangat sedikit            = 0 orang

 

 

 Berdasarkan responden yang telah kami wawancarai, RCTI dan SCTV berada dalam kuadran yang sama yaitu berada dalam kuadran variasi yang bagus, tetapi perbandingan yang lebih akurat dapat di lihat dari bagan persentase yang mengatakan variasi program di RCTI sangat banyak ada 22 %, banyak ada 56 % orang, cukup ada 9 orang, sedikit hanya ada 1 orang, dan yang sangat sedikit pun ada 1 orang. Sedangkan untuk SCTV, yang mengatakan variasi program di SCTV sangat banyak ada 8 orang, banyak ada 19 orang, cukup ada 22 orang, sedikit hanya ada 1 orang, dan yang sangat sedikit tidak ada. Jadi dapat diambil kesimpulan bahwa walaupun tidak terdapat perbedaan yang sangat signifikan (terdapat dalam kuadran yang sama ) tetapi terlihat perbedaannya dalam bagan persentase yaitu rcti sebesar 52% sedangkan sctv 42%. Dalam program variasi rcti mengunguli sebanyak 10%

Analysis

Low educate

Low educate jenis pertama, kebanyakan dari mereka kembali kerumah pada saat malam hari, jadi mereka tidak suka menonton, dan waktu untuk menonton sangat sedikit dan terbatas, apa lagi jika ditempat mereka tidak ada televisi. Sedangkan jenis low educate yang terakhir adalah bagi mereka yang ditempat kerjanya ada televisi, jadi sambil menuggu pekerjaan mereka dikerjakan, mereka bisa menonton, oleh sebab itu, waktu menonton mereka lebih banyak.

Kebanyakan dari kalangan low educate menganggap kualitas televisinya bagus, karena itu quesioner yang kami sebarkan yaitu 25 responden educate sangat berbanding sedikit dengan low educate yaitu 14 : 11.

Sebagian dari responden memilih RCTI  karena ada program olah raga, khusunya sepak bola dan biasanya untuk sepak bola diputar pada saat tengah malam. Dan sebagian lagi lebih memilih SCTV untuk menonton FTV. Mereka sambil menonoton bola suka pindah channel ke SCTV, karena adanya film – film gala mandarin akabat adanya iklan commercial.

Educate

Dari 25 responden lebih memilih RCTI (23 :3) Karena programnya lebih bervariasi seperti terdapat kuis (deal or no deal, hole in the wall, let`s sing a song), ajang pencari bakat (idola cilik, Indonesian idol ), sinetron (cahaya, jelita)  yang tentunya sangat menarik bagi kalangan ini.

 Rekomendasi untuk SCTV

  •  
    • Berdasarkan Variasi
    •  yang terlihat lebih rendah dari segi poin research dibanding RCTI

Dari poin research yang didapat, kami mempunyai rekomendasi untuk SCTV yaitu dalam variasi-nya yang pertama yang harus ia lakukan adalah Tim kreatifnya harus mengembangkan betuk acaranya, supaya dapat mengungguli RCTI, seharusnya SCTV membuat program yang lebih variatif seperti kuis-kuis yang menarik perhatian, film-film box office yang baru, dan juga  Pihak SCTV harus pintar dalam mengatur strategi sehingga dapat memenangkan  program atau tender yang lebih bervariatif.

Contohnya : Seperti perpindahan tayangan program Piala Dunia, tahun 2002 Piala dunia ditayangkan di RCTI dan tahun 2006 ditayangkan di SCTV.

Rekomendasi untuk RCTI =

            Dari hasil yang diperoleh, responden cenderung lebih meminati variasi program RCTI, namun dalam hal ini RCTI harus dapat lebih memuaskan pemirsanya dengan menambahkan sebuah tayangan yang belum pernah ditayangkan oleh stasiun TV manapun, seperti acara edukatif yang dapat mengikut sertakan para pemirsanya dari kalangan pra-sekolah hingga mahasiswa.

Rekomendasi untuk SCTV dan RCTI

  •  
    • Mengenai Mutu
    •  menurut segi poin research SCTV lebih rendah dibanding RCTI

            Walaupun hasil research dari SCTV terlihat lebih rendah, namun kami memiliki rekomendasi yang sama untuk kedua stasiun TV tersebut, yaitu memberikan jam tayang tertentu untuk tayangan yang berpendidikan. Alasan kami merekomendasikan tayangan yang berpendidikan tersebut pada jam tayang tertentu karena kami juga melihat dari aspek lain, seperti Rating. Kenapa tayangan berpendidikan sangat berpengaruh pada Rating ? karena menurut 50% dari responden yang kami cari, pada umumnya kalangan bawah lebih menyukai tayangan yang tidak menyangkut unsur pendidikan. Kalau misalnya penayangan semua program menyangkut unsur pendidikan maka akan berpengaruh pada penurunan rating.

Rekomendasi untuk RCTI dan SCTV

  •  
    • Mengenai Kualitas Gambar
    • Menurut segi poin research SCTV lebih rendah dibanding RCTI

            Karena RCTI dilihat dari survey sudah sangat bagus, maka yang perlu direkomendasikan ialah kualitas gambar SCTV yaitu dengan diadakan pembangunan tower pemancar siaran yang lebih tinggi dari sebelumnya sehingga gambarnya dapat terlihat lebih jenih lagi.

Rekomendasi untuk RCTI dan SCTV

  •  
    • Mengenai DURASI jam menonton.

 

 Untuk menonton acara  kedua stasiun tersebut lebih lama lagi yaitu jika ketiga aspek sebelumnyaa seperti variasi program mutu dan kualitas sudah sangat baik maka secara otomatis penonton akan meningkatkan minatnya kepada keduanya.

Kemudian bila ada acara yang dapat meingkatkan minat penoton, jangan sampai tayangannya ditayangkan bersamaan karena penonton akan mengalami kebingungan untuk memilih acara favoritnya.  Karena itu sebaiknya stasiun TV menampilkan acara yang benar-benar bisa bersaing.

 

MARKETING

 

“RCTI Vs SCTV”

lspr logo

Disusun oleh :

Eunike Natalia ( 2007110384 )

Irene Clarissa ( 2007110507 )

Lie Diana ( 2007110608 )

Metta Permadi ( 2007110085 )

Neneng Hasanah ( 2007110780 )

Selvie ( 2007110252 )

Stefanus ( 2007110396 )

Wita Tursina ( 2007110803 )

11 – 5A

 

THE LONDON SCHOOL OF PUBLIC RELATIONS

Jakarta 2008

 

Marketing Campaign Nintendo Wii

•September 28, 2009 • Leave a Comment

Company Profile

NintendoCo.,Ltd.(NCL):

The Group’s principal activity is to manufacture hardware and software for home video game systems namely Nintendo Gamecube and the Game boy series. The operations are carried out through the following divisions: Games hardware, Games software and Other. The Other operations involve Japanese card games. The Group is further seeking ways to diversify applications of video games, such as electronic mail boxes. These products are marketed in both domestic as well as international markets.
Former Japanese Hanafuda playing-card company turned videogame giant. Founded by Fusajiro Yamauchi in 1889, and now led by Satoru Iwata, Nintendo’s fourth and current president, Nintendo is one of the largest companies in Japan and was instrumental (if not the sole catalyst) in re-creating the videogame market in the U.S. in the mid 1980s.

Nintendo’s hardware creations include the Game & Watch, GameBoy, NES (Famicom in Japan), Super NES (Super Famicom), Virtual Boy, Nintendo 64, Game Boy Advance, GameCube, Wii.

In addition to a number of second-party and affiliate development houses, game development is primarily handled by Nintendo’s respected EAD department. EAD stands for Entertainment Analysis & Development. Headed up by famed game designer Shigeru Miyamoto, this internal software development team has created many of Nintendo’s most successful titles, including the Mario and Zelda franchises.

NCL is headquartered in Kyoto, Japan.

 

Marketing Campaign

 

  1. 1.      Background

Nintendo is recognisable brands in the world who produce popular game. as the result they already have many product that succeed in the market and they have many experiences. For that reason, the company is expert to determine the customer needs,  and now Nintendo creates the latest innovation. Nintendo Company introduce the new  Nintendo wii ( game console).  The game was made with simplicity and playability therefore It will make the customer easily to love and play it. With  Nintendo wii, the player can be   involved into the game as it were in the real situation with a motion sensor wand that waved around to move characters and objects on screen. This strategy is created for the beginning of new style playing games.

  1. 2.      Communication Objective

The objective of our campaign is to create awareness of public and increase the selling of Nintendo Wii in Jabodetabek in a time range of one year. Furthermore is to  change the positioning of Nintendo Wii to become a game for all ages.  The strategy is:

  • Program   : Nintendo Wii “Fun Is Health” Exhibition
  • Venue       : Mall Taman Anggrek, Secayan City, Mall Kelapa Gading, and Pondok Indah Mall.
  • Date          : 5 – 28 July 2009 (Whole Program)

-          Mall Taman Anggrek    : 5 – 7 July 2009

-          Senayan City                 : 12 – 14 July 2009

-          Mall Kelapa Gading      : 19 – 21 July 2009

-          Pondok Indah Mall        : 26 – 28 July 2009

  • Events      : Sales Promotion, “Wii Competition”, Wii Free Trial, Fun Games,      Live Music, “Aerobic While Playing Wii” Demo.
  1. 3.      Target Audience

 

Innovation curve

BELLSHAPE

Position of Nintendo wii now is in early adopters because in the market, the customers of wii is not too many. Not the gamer have Nintendo in their home. The market of wii compare with other Nintendo product or other competitor product is not yet more popular to them.

Our target audiences are the people who love to play  game, gadget freak, people who like new things and lifestyle followers, which in this case means particular people who follows the trend of  lifestyle which  he/she  admired in.

Details :

Demographic :

-          Occupation                : Students, Professionals

-          Sex                             : Male – Female

-          Age                             : 7 – 30.

-          SES                            : B – A

-          Income                        : Rp. 5.000.000,-

 

Physchography

-          Lifestyle                      : Game lovers middle to high class relationships, gadget lovers, sporty

 

Geographical                  

-          People in urban areas in Jabodetabek

  1. 4.      Benefit &  Promise

First, Nintendo wii give the real visual to their customers, because Nintendo provide an advance high definition visual resolution to the customers. Non the less, in “Nintendo wii Fit” ( additional product of Nintendo wii) , it can be used to exercise, not only the exercise but they also get the entertainment in Nintendo wii Fit. Furthermore, they will get special experience when they are playing Nintendo wii, as the fact that wii offers new sensation by not only playing from joysticks but also from wireless controller  that  makes the player  feels  real. The company will give the best service to the customer satisfaction, one of it is warranty of their product.

  1. 5.      Reason & Support

The reason for this campaign is that there are probability the advertisement  has not yet reached the potential costumers which give so much passion to the Nintendo wii itself. For the online advertisement we provide demo games of Nintendo wii and free trial on the internet. For the offline advertisement we provide exhibition that includes fun game for those who has never tried playing Nintendo wii before, and  “Wii competition” for people who have played Nintendo wii before which might caught interest to the public around.

  1. 6.      Media Used & Where

-          Offline

We will held a big exhibition for about three weeks long with different mall and we choose  Taman Anggrek Mall, Pondok indah mall, Senayan City and Kelapa Gading Mall as the perfect place because these malls are suitable with our marketing campaign that offers the visitor fun and exciting atmosphere to their adrenaline. Besides , those malls target market are  quite same with our marketing campaign and those malls are public places that we hope, the visitors of those mall will come to our exhibition therefore we will get more target audience.

In this exhibition we will do a lot of activities to encourage visitor interest about the Nintendo wii. Starts by giving them a product knowledge, provide also with the showcase of the product, give a free trial to the visitors and we will held and competition indeed for them who already became a Nintendo wii user. The other purpose of establish this event is to make our target market feel the real visual experience when playing it then will encourage them to buy it.

How to promote this event to gain a big numbers of visitors :

-          Advertising trough radio :

  1. Prambors
  2. Gen fm
  3. Trax fm

-          Advertising trough magazine and newspaper :

  1. Game Station
  2. Hai
  3. Gadis
  4. Free magazine
  5. Hot game
  6. gadget magz
  7. animonster
  8. kompas
  9. gadget
  10. Game Tv

-          Online

For online advertisement, we will have an attractive website which will be contains of :

  1. Product Knowledge
  2. Gallery
  3. Demo games
  4. Cookies
  5. Update neewsfalsh
  6. Online Shop
  7. Comments
  8. Community such as friendster or facebook

Media Planning

Radio :

-          Prambors       : advertisement will come up in every program

-          Gen Fm          : advertisement will come up in every program

-          Trax fm           : advertisement will come up in every program

Television :

-          Game Tv on Jak tv

-          Gadget on metro tv

We use both program to introduce nintendo wii by giving information of our product, showing the product benefits and competitive edge, etc.

Printed media :

Magazine and newspaper :

-          Gamestation

-          Hot game

-          Gadget Magazine

-          Animonster

These four magazines used because of their strong relation to our products ( the readers are our target market). Therefore we will put our advertisement and also articles that can create awareness and get interest trough the readers of Nintendo wii. We will also use magazines to promote our exhibition.

-          Hai

-          Gadis

-          Kompas

-          Free Magazine

Others magazines that we used are above. Those magazines used to make our potential customer aware of our product.

* leaflets, brochure and banner will spread when we held the exhibition.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ghan Chart of Nintenda Wii Media planning for a year

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jan

Feb

Mar

Apr

Mei

Jun

Jul

Augst

Sept

Okt

Nov

Des

 

 

Prepare exhibition

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Exhibition

 

 

 

 

 

 

5-28 july

 

 

 

 

 

 

 

Online Promotion

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Prambors

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gen FM

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Trax FM

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gamestation

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hai

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gadis

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Free Magazine

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hot Game

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gadget Magz

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Animonster

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kompas

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gadget

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Game TV

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. 7.      Tone & Manner/ Tactics

By the online advertisement we target the audience with using small advertisement like cookies, also corporate sites. Persuasive words and energical look of the advertisement is also provided to gain interest of the readers.

By the offline advertisement campaign with a sporty atmosphere which shows that sport and game are combined into an interesting package of Nintendo wii. Furthermore, we use the pull concept to invite peoples around the area to have a try on Nintendo wii by the media and the exhibition we held, we believe by doing that we might develop the interest of public to Nintendo wii.

For our precious costumer who want buy wii at the spot of exhibition for each venue, we er the best price. We er 10% discount for wii procurement by using CC bca.  And for each procurement of wii either by cc or cash, we proudly present  wii remote protection filter as a bonus.

  1. Result

From the strategies above we are confident that the brand of Nintendo wii will rise to the targeted public, and with that we expect the increase of Nintendo wii sales .

Enclosure

Youth Marketing

•September 28, 2009 • 1 Comment

Youth marketing

 

I. Analisis dan pembahasan

Youth marketing adalah pasar yang empuk menurut para marketer, karena anak muda pada umumnya bersifat dinamis.

BELLSHAPE

Dari kurva innovation adopter, Anak-anak muda pada umumnya berada pada posisi early adopter di banding kan dengan orang tua yang sedikit skeptic dalam hal perubahan. Anak—anak muda cenderung lebih menyukai hal-hal baru yang menurut mereka hal ini menantang bagi mereka. Contoh fashion, fashion pada zaman sekarang begitu cepat berubah tetapi anak –anak muda begitu cepat mengikutinya.

Dan juga Keunikan yang dimiliki youth market membuat marketer harus berpikir bagaimana untuk memenangkan persaingan. Youth market memiliki peluang lebih besar untuk menolak pesan yang dirancang marketer. Kunci kesuksesan memenangkan hati youth market antara lain melalui musik, olahraga, fashion, video, game dan teknologi. Sebagai contoh, banyak program marketing dengan menggunakan musik dan ternyata berhasil.

Pada prinsipnya youth marketing adalah istilah yang umum digunakan dalam dunia marketing dan advertising untuk menjelaskan aktivitas seperti apa untuk berkomunikasi dengan kaum muda, terutama pada kisaran umur 8 tahun hingga 34 tahun. Secara lebih detail, youth marketing terbagi menjadi tween marketing yang menyasar umur delapan  hingga 12 tahun, teen marketing pada umur 13 tahun hingga 17 tahun, college marketing untuk yang berusia 18 tahun hingga 21 tahun dan young adult marketing untuk yang berusia di atas 22 tahun.

untuk itu bapak fabian dari Kfc indonesia memasuki pasar tersebut. Beliau merubah segmentasi nya menjadi youth segmentaion. Karena menurut beliau pasar anak muda begitu dinamis selain itu anak muda mempunyai buying power yang sangat kuat, jadi anak muda tersebut dapat mengerakan keluarganya juga untuk menjadi customer dari kfc. Bapak fabian memasuki pasar anak muda dengan menggunakan musik. Salah satu band yang berhasil di popularkan oleh kfc ialah band juliet. Dari band tersebut brand awareness dari Kfc meningkat karena ketika orang –orang mendengar kata band juliet pastinya mereka akan ingat kfc lah yang mempopularkan nya. Dan juga penghasilan dari Kfc secara otomatis akan meningkat secara significant melalui performa band juliet tersebut.

Cara kfc memasarkan band juliat tersebut ialah dengan cara memutar lagu tersebut di setiap counter Kfc di indonesia dengan begitu orang secara tidak sadar lagu tersebut akan terekam ke dalam otak kita selanjutnya ialah setiap orang yang membeli produk kfc akan di tawarkan Kfc. Kemudian lagu-lagu dari band juliet banyak yang di putar di Ftvc, radio , sinetron dan lain-lain sehingga hal itu meningkatkan brand awareness dari pada Kfc dan juliet juga.

Bagan Kfc

KFC

Kfc memasuki pasar anak dengan menggunakan jalur musik yang bersifat universal melalui band promotion yang dibuatnya seperti band juliet, bonus dan sebagainya. Dari promosi Kemudian meningkatlah brand awareness daripada kfc yang juga meningkatkan profit dari pada kfc itu sendiri.

Kemudian toyota, ia juga ingin memasuki pasar anak muda sebagai pasarnya juga, karena sama seperti bapak fabian, anak muda merupakan segmentasi pasar yang potensial  besar dan baik bagi para marketer. Untuk itu lah toyota juga memasuki pasar dari anak muda ini. Pada awalnya positioning dari toyota itu sendiri ialah family car kemudian untuk memasuki pasar anak muda ia membuat satu produk yang di design untuk para anak muda yaitu produk toyota yaris. Toyota yaris itu sendiri di design dengan model yang stylish cocok untuk anak muda yang secara fashion juga mementingkan style dan didesign dengan friendly user. Saingan dari produk toyota yaris itu sendiri ialah swift dari suzuki, jazz dari honda.

Toyota yaris juga menggunakan taktik marketing yang baru yaitu horizontal marketing yaitu dimana para customer dapat juga berkomunikasi dengan toyota yaris dan mereka dapat berbagi cerita. Cara toyota yaris mengunakan horizontal marketing itu ialah dengan membuka facebook yang dimana facebook tersebut lagi sangat di gemari oleh anak-anak muda dan dalam facebook itu sendiri menunjang bagi para customers untuk bermunikasi dengan toyota yaris itu sendiri. Dan juga toyota yaris juga membuat comunity yaitu di mana kegiatan community yaris tersebut dapat mengeksresikan diri mereka ke dalam mobil yaris tersebut karena anak muda juga cenderung suka untuk bebas mengekspresikan diri mereka. Dari horizontal marketing tersebut maka lahirlah word of mouth yang dimana para consumer dari pada yaris tersebut bercerita keuntungan dalam memakai yaris yang nantinya akan meningkatkan penjualan dari pada yaris tersebut.

 

II. Respon untuk seminar Youth marketing

Dari pembahasan yang telah di sampaikan oleh Kfc dan Toyota yaris bahwa youth marketing tersebut merupakan pangsa pasar yang baik karena mereka bersikap dinamis dan mereka merupakan orang-orang yang mempunyai power buying yang cukup besar karena mereka dapat mempengruhi juga orang tua mereka untuk menjadi customer. dan untuk menggapai pangsa pasar tersebut kita harus menyesuaikan dan mencari tau apa yang mereka inginkan dan bagaimana sikap mereka dalam kehidupan sehari-hari atau dalam menggunakan produk atau mengunakan pendekatan seperti apa untuk meraih pangsa pasar anak muda.

Kemudian hal lainnya ialah gunakan tehnology baru yaitu horizontal marketing dan bukan lagi vertical marketing. Karena dalam horizontal marketing akan mendapatkan hi reach with low budget, yang dapat di sesuaikan dengan ekonomi dunia sekarang yang sedang mengalami krisis ekonomi. Dan juga dalam horizontal marketing kita lebih dapat mengetahui apa yang mereka rasakn karena kita dapat dekat dengan para customers and consumers karena kita menjalin komunikasi dengan mereka. Dan bagi para perusahaan yang masih menggunakan metoda vertical sebaik nya dirubah. Ada kalimat dari salah seorang marketer “ change or die”.

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.