Makalah RCTI vs SCTV

Kata Pengantar

 

            Puji syukur kami panjatkan atas rahmat dan berkat Tuhan Yang Maha Esa karena kami diberikan kesempatan untuk mengerjakan makalah ini. Dalam makalah ini kami akan memaparkan tentang perbandingan antara RCTI dan SCTV yang dimana kami menganalisa tentang variasi program, mutu, kualitas, dan durasi pemirsa yang menonton kedua tayangan tersebut.

            Kami membagi responden kami menjadi dua golongan, yaitu golongan yang berpendidikan, dan golongan yang berpendidikan rendah, dengan maksud ingin mengetahui pola pikir masing – masing dari dua golongan tersebut, sehingga kami dapat mengetahui stasiun televisi mana yang mereka minati .

            Tak ada gading yang tak retak, maka makalah ini pun tidak luput dari kesalahan kami. Harap makalah ini dapat berkenan bagi para pembaca.

Jakarta, 2 April 2008

Tim Penulis

 

MUTU PROGRAM

tidak bagus

sangat tidak bagus

51 – 100

0 -50

bagus

sangat bagus

101 – 150

151 -200

 

  • Berdasarkan RCTI
22 %
58 %
18 %
4 %
0 %

(A)  sangat bagus                  = 9 orang

(B)  bagus                               = 29 orang

(C)  cukup                                = 10 orang

(D)  kurang bagus                  =  2 orang

(E)  sangat tidak bagus         = 0 orang

 

  • Berdasarkan SCTV
12 %
46 %
32 %
10 %
0 %

(A) sangat bagus                  = 6 orang

(B)  bagus                               = 22 orang

(C) cukup                                = 17 orang

(D) kurang bagus                   = 5 orang                   

(E)  sangat tidak bagus         = 0 orang

Kemudian yang kedua  RCTI dan SCTV berada dalam kuadran yang sama juga yaitu berada dalam kuadran mutu yang sama, tetapi perbandingan yang lebih akurat dapat di lihat dari bagan persentase yang mengatakan mutu program RCTI sangat bagus sebanyak 22 %, bagus sebanyak 58 %, yang mengatakan cukup sebanyak 18 %, kurang bagus sebanyak 4 %, sedangkan untuk SCTV yang menyatakan sangat bagus 12 %, bagus sebesar 46 %, cukup 32 % dan kurang bagus 10 %. Jadi kesimpulannya mutu program di RCTI yang dinyatakan bagus sebesar 58 % saja dan  SCTV 46 %. Sehingga RCTI unggul 12 % dari SCTV.

Kualitas Gambar

tidak bagus

sangat tidak bagus

51 – 100

0 -50

bagus

sangat bagus

101 – 150

151 -200

 

18 %

58 %

20 %

4 %

0 %

  • Berdasarkan RCTI

(A) sangat bagus                  = 9 orang

(B)  bagus                               = 29 orang

(C) cukup                                = 10 orang

(D) kurang bagus                   =  2 orang

(E)  sangat tidak bagus         =  0 orang

 

  • Berdasarkan SCTV

12 %

56 %

32 %

10 %

0 %

(A) sangat bagus                  =  6 orang

(B) bagus                               = 23 orang

(C) cukup                               = 16 orang

(D) kurang bagus                  = 5 orang

(E) sangat tidak bagus         = 0 orang

 

Yang ketiga, di lihat bagannya yang menyatakan kualitas gambar RCTI sangat bagus sebanyak 18 %, bagus sebanyak 58 %, cukup 20 %, kurang bagus 4 %, dan tidak ada orang yang mengatakan sangat tidak bagus. Sedangkan untuk SCTV, yang mengatakan kualitas sangat bagus 12 %, bagus sebanyak 46 % orang, yang mengatakan cukup 32 %, dan kurang bagus 10 %. Kemudian dari bagan nya sudah sangat jelas rcti berada dalam kuadran sangat bagus sedangkan SCTV berada dalam kuadran bagus, jadi bisa diambil kesimpulan RCTI  lebih memberikan kualitas gambar yang lebih baik di bandingkan dengan SCTV tetapi dengan menghilangkan masalah tehnis dari masing-masing keluarga yang mempunyai TV di rumah, yang maksudnya ialah walaupun di rumah mempunyai TV yang mahal ataupun murah, aspek yang satu ini di lihat dari secara keseluruhan.

Durasi

tidak lama

sangat tidak lama

51 – 100

0 -50

lama

sangat lama

101 – 150

151 -200

 

  • Berdasarkan RCTI
46 %
36 %
14 %
0 %
4 %

(A) 0 – 2 jam              = 23 orang

(B)  2 – 4 jam              = 18 orang

(C) 4 – 6 jam             = 7 orang

(D) 6 – 8 jam             = 0 orang

(E)  > 8 jam                 = 2 orang

 

  • Berdasarkan SCTV
60 %
16 %
24 %
0 %
0 %

 (A) 0 – 2 jam             = 30 orang

(B) 2 – 4 jam = 8 orang

(C) 4 – 6 jam = 12 orang

(D) 6 – 8 jam = 0 orang

(E) > 8 jam                 = 0 orang

Berdasarkan responden yang telah kami wawancarai yang menyatakan durasi waktu menonton distasiun televisi RCTI yang menyatakan 0 – 2 jam sebanyak 23 orang, 2- 4 jam 18 orang, 4 – 6 jam 7 orang, 6-8 jam tidak ada, dan > 8 jam hanya 2 orang. Sedangkan untuk SCTV yang menyatakan durasi waktu menonton antara 0 – 2 jam 30 orang, 2 – 4 jam 8 orang, 4 – 6 jam 12 orang, dan tidak ada orang  yang menonton 6 – 8 jam dan diatas 8 jam.

Jadi kesimpulannya, durasi masyarakat menonton RCTI umumnya 0-2 jam sebesar 46% dan SCTV 60%.

VARIASI PROGRAM

  RCTI
   
  SCTV

 

 

 

tidak banyak

sangat tidak banyak

 

51 – 100

0 -50

 

banyak

sangat banyak

 

101 – 150

151 -200

 

  • Berdasarkan RCTI

A

6 %

B

52 %

C

18 %

D

2 %

E

2 %

(A) sangat banyak           = 11 orang

(B) banyak                        = 26 orang

(C) cukup                          = 9 orang

(D) sedikit                         = 1 orang

(E) sangat sedikit            = 1 orang

 

 

 

A

16 %

B

40 %

C

42 %

D

2 %

E

0 %

  • Berdasarkan SCTV

(A) sangat banyak           = 8 orang

(B) banyak                        = 19 orang

(C) cukup                          = 22 orang

(D) sedikit                         = 1 orang

(E) sangat sedikit            = 0 orang

 

 

 Berdasarkan responden yang telah kami wawancarai, RCTI dan SCTV berada dalam kuadran yang sama yaitu berada dalam kuadran variasi yang bagus, tetapi perbandingan yang lebih akurat dapat di lihat dari bagan persentase yang mengatakan variasi program di RCTI sangat banyak ada 22 %, banyak ada 56 % orang, cukup ada 9 orang, sedikit hanya ada 1 orang, dan yang sangat sedikit pun ada 1 orang. Sedangkan untuk SCTV, yang mengatakan variasi program di SCTV sangat banyak ada 8 orang, banyak ada 19 orang, cukup ada 22 orang, sedikit hanya ada 1 orang, dan yang sangat sedikit tidak ada. Jadi dapat diambil kesimpulan bahwa walaupun tidak terdapat perbedaan yang sangat signifikan (terdapat dalam kuadran yang sama ) tetapi terlihat perbedaannya dalam bagan persentase yaitu rcti sebesar 52% sedangkan sctv 42%. Dalam program variasi rcti mengunguli sebanyak 10%

Analysis

Low educate

Low educate jenis pertama, kebanyakan dari mereka kembali kerumah pada saat malam hari, jadi mereka tidak suka menonton, dan waktu untuk menonton sangat sedikit dan terbatas, apa lagi jika ditempat mereka tidak ada televisi. Sedangkan jenis low educate yang terakhir adalah bagi mereka yang ditempat kerjanya ada televisi, jadi sambil menuggu pekerjaan mereka dikerjakan, mereka bisa menonton, oleh sebab itu, waktu menonton mereka lebih banyak.

Kebanyakan dari kalangan low educate menganggap kualitas televisinya bagus, karena itu quesioner yang kami sebarkan yaitu 25 responden educate sangat berbanding sedikit dengan low educate yaitu 14 : 11.

Sebagian dari responden memilih RCTI  karena ada program olah raga, khusunya sepak bola dan biasanya untuk sepak bola diputar pada saat tengah malam. Dan sebagian lagi lebih memilih SCTV untuk menonton FTV. Mereka sambil menonoton bola suka pindah channel ke SCTV, karena adanya film – film gala mandarin akabat adanya iklan commercial.

Educate

Dari 25 responden lebih memilih RCTI (23 :3) Karena programnya lebih bervariasi seperti terdapat kuis (deal or no deal, hole in the wall, let`s sing a song), ajang pencari bakat (idola cilik, Indonesian idol ), sinetron (cahaya, jelita)  yang tentunya sangat menarik bagi kalangan ini.

 Rekomendasi untuk SCTV

  •  
    • Berdasarkan Variasi
    •  yang terlihat lebih rendah dari segi poin research dibanding RCTI

Dari poin research yang didapat, kami mempunyai rekomendasi untuk SCTV yaitu dalam variasi-nya yang pertama yang harus ia lakukan adalah Tim kreatifnya harus mengembangkan betuk acaranya, supaya dapat mengungguli RCTI, seharusnya SCTV membuat program yang lebih variatif seperti kuis-kuis yang menarik perhatian, film-film box office yang baru, dan juga  Pihak SCTV harus pintar dalam mengatur strategi sehingga dapat memenangkan  program atau tender yang lebih bervariatif.

Contohnya : Seperti perpindahan tayangan program Piala Dunia, tahun 2002 Piala dunia ditayangkan di RCTI dan tahun 2006 ditayangkan di SCTV.

Rekomendasi untuk RCTI =

            Dari hasil yang diperoleh, responden cenderung lebih meminati variasi program RCTI, namun dalam hal ini RCTI harus dapat lebih memuaskan pemirsanya dengan menambahkan sebuah tayangan yang belum pernah ditayangkan oleh stasiun TV manapun, seperti acara edukatif yang dapat mengikut sertakan para pemirsanya dari kalangan pra-sekolah hingga mahasiswa.

Rekomendasi untuk SCTV dan RCTI

  •  
    • Mengenai Mutu
    •  menurut segi poin research SCTV lebih rendah dibanding RCTI

            Walaupun hasil research dari SCTV terlihat lebih rendah, namun kami memiliki rekomendasi yang sama untuk kedua stasiun TV tersebut, yaitu memberikan jam tayang tertentu untuk tayangan yang berpendidikan. Alasan kami merekomendasikan tayangan yang berpendidikan tersebut pada jam tayang tertentu karena kami juga melihat dari aspek lain, seperti Rating. Kenapa tayangan berpendidikan sangat berpengaruh pada Rating ? karena menurut 50% dari responden yang kami cari, pada umumnya kalangan bawah lebih menyukai tayangan yang tidak menyangkut unsur pendidikan. Kalau misalnya penayangan semua program menyangkut unsur pendidikan maka akan berpengaruh pada penurunan rating.

Rekomendasi untuk RCTI dan SCTV

  •  
    • Mengenai Kualitas Gambar
    • Menurut segi poin research SCTV lebih rendah dibanding RCTI

            Karena RCTI dilihat dari survey sudah sangat bagus, maka yang perlu direkomendasikan ialah kualitas gambar SCTV yaitu dengan diadakan pembangunan tower pemancar siaran yang lebih tinggi dari sebelumnya sehingga gambarnya dapat terlihat lebih jenih lagi.

Rekomendasi untuk RCTI dan SCTV

  •  
    • Mengenai DURASI jam menonton.

 

 Untuk menonton acara  kedua stasiun tersebut lebih lama lagi yaitu jika ketiga aspek sebelumnyaa seperti variasi program mutu dan kualitas sudah sangat baik maka secara otomatis penonton akan meningkatkan minatnya kepada keduanya.

Kemudian bila ada acara yang dapat meingkatkan minat penoton, jangan sampai tayangannya ditayangkan bersamaan karena penonton akan mengalami kebingungan untuk memilih acara favoritnya.  Karena itu sebaiknya stasiun TV menampilkan acara yang benar-benar bisa bersaing.

 

MARKETING

 

“RCTI Vs SCTV”

lspr logo

Disusun oleh :

Eunike Natalia ( 2007110384 )

Irene Clarissa ( 2007110507 )

Lie Diana ( 2007110608 )

Metta Permadi ( 2007110085 )

Neneng Hasanah ( 2007110780 )

Selvie ( 2007110252 )

Stefanus ( 2007110396 )

Wita Tursina ( 2007110803 )

11 – 5A

 

THE LONDON SCHOOL OF PUBLIC RELATIONS

Jakarta 2008

 

~ by irene clarissa on September 28, 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: